
Oleh : Arda & Dudy Taufan
Pulau Pandan Jauh Ke Tengah, Gunung Daik Becabang Tige
Ancur Badan Dikandung Tanah, Budi Baik Dikenang Juge
Kamis, 02 Oktober 2008
Suara adzan subuh berkumandang di seluruh penjuru Batam khususnya daerah Mukakuning, membangunkan setiap insan yang masih terlelap dalam mimpi indah dihari kedua Idul Fitri 1429 H. Pukul 06.30 wib kami sudah siap untuk meluncur ke Pelabuhan Punggur dan bertemu dengan Babeh disana. Taksi yang kami tumpangi melaju cepat di jalanan kota Batam, terlihat mulai ramai dengan kendaraan yang mungkin akan mengunjungi saudara-saudaranya untuk bersilaturahmi, berbeda dengan kami yang akan melaksanakan misi pendakian ke Gunung Daik. Pukul 07.00 wib kami sudah sampai di Pelabuhan Punggur dan langsung membeli ticket PP Batam-Tanjung Pinang. Udara pagi hari di Pelabuhan Punggur terasa sejuk ditemani hangatnya sinar mentari pagi yang membangkitkan semangat kami berlima untuk memulai perjalanan ekspedisi ini. Pukul 08.00 wib kapal ferry sudah mulai menebar buih di lautan dan mengagetkan ikan-ikan yang lagi asyik mencari sarapan pagi, tandanya kami segera berlayar selama 1 jam menuju Pelabuhan Sribintan Pura Tanjung Pinang. Tepat pukul 09.00 wib kota Tanjung Pinang sudah menampakkan kemegahannnya. Baca Lanjutannya…








